Info Persamaan Transistor 13005 Paling Komplit

Posted on

Persamaan transistor 13005 – Di postingan kali ini saya akan berbagi informasi datasheet, persamaan dan fungsi transistor 13005 di rangkaian elektronika. Transistor 13005 merupakan transistor bipolar jenis PNP yang umum digunakan di berbagai jenis rangkaian dan proyek elektronika.

Transistor adalah salah satu jenis komponen elektronika aktif yang umum digunakan terutama pada sistem elektronika penguat sinyal dan switching daya. Fungsi utama komponen ini adalah untuk menguatkan tegangan maupun arus listrik sampai beberapa kali lipat.

Tiap tipe transistor yang ada pada rangkaian elektronika mempunyai penanda berupa sistem kode huruf dan nomor yang disematkan oleh pabrik pembuatnya. Hal ini bertujuan untuk membedakan antara satu transistor dengan transistor lainnya. Karena setiap transistor yang diproduksi memiliki fitur, karakteristik dan kemampuan yang tidak sama.

Secara umum teman teman bisa mendapatkan transistor dengan mudah di berbagai toko elektronika yang ada di sekitar kita maupun lewat toko online. Namun ada kalanya kita tidak dapat menemukan transistor dengan nomor atau jenis tertentu sesuai kebutuhan. Untuk mengatasi hal seperti ini kita bisa menggunakan transistor pengganti atau transistor equivalent yang memiliki fitur yang sama.

Deskripsi Transistor 13005

Transistor 13005 merupakan transistor biasa yang dapat ditemukan pada berbagai rangkaian elektronika, baik berupa proyek elektronika mahasiswa, pelajar atau pun perangkat elektronika komersil. Sebagaimana yang sudah dijelaskan sebelumnya, tr 13005 termasuk ke dalam golongan transistor bipolar jenis PNP dengan kemampuan penguatan sinyal yang cukup tinggi .

Tampilan komponen aktif ini dikemas dalam bentuk paket kemasan plastik TO-92 yang solid. Ada beberapa produsen yang membungkus tr jenis ini dalam bentuk paket kemasan yang berbeda . Tapi secara umum transistor 13005 dipasarkan dalam kemasan TO-92.

Besar penguatan sinyal atau gain yang dipunyai transistor ini cukup baik, yaitu sekitar 100. Dengan kemampuan penguatan sebesar ini kita dapat menerapkan komponen aktif ini pada sirkuit penguat sinyal di bagian driver . Hanya saja kita harus mengatur cara pemberian arus bias pada terminal basis transistor supaya tidak berlebihan karena bisa menyebabkan transistor mudah panas.

Beban arus maksimal komponen ini mencapai 4 A dengan besar tegangan kolektor – emitornya sampai 400 Volt. Karena itu bisa digunakan di sirkuit switching daya untuk mengangkat beban hingga sebesar 1A.

Daftar Persamaan Transistor 13005

Ada beberapa transistor pengganti yang bisa menggantikan tr 13005, karena memiliki karakteristik dan spesifikasi tegangan yang sepadan. Berikut ini adalah contoh daftar persamaan transistor 13005 selengkapnya :

  • 2SC3795
  • 2SC3795A
  • FJP13007
  • FJP13009
  • KSE13007F
  • MJE13007A
  • MJE13007G
  • MJE13009
  • ST13005
  • MJE13004
  • BUJ103A
  • 2N6499
  • 2SC2333
  • 2SC2535
  • 2SC2536
  • 2SC2552
  • 2SD271
  • 2SD272
  • 2SD422
  • 2SD423
  • 2SD518
  • 2SD622
  • 2SD724
  • KSE13004
  • KSE13005
  • MJ4380
  • MJ4401
  • MJE53
  • MJE53T
  • TIP75
  • IP75A
  • TIP75B
  • TIP75C
Pos Terkait:  Datasheet Transistor dan Persamaan TIP 31

Transistor pengganti 13005

Sebenarnya kita bisa mengganti semua tipe transistor apapun dengan transistor lainnya, tapi dengan syarat mempunyai sifat dan spesifikasi yang mirip atau lebih besar . Jadi saat kita mengganti transistor, kita tidak harus mengacu pada transistor persamaannya aja .

Namun kita perlu mengecek data teknis tegangan dan arus listrik maksimum yang dipunyai oleh tr pengganti atau transistor equivalent tersebut. Sebagai contoh, jika transistor yang hendak digantikan memiliki arus kolektor maksimum 4 A, maka kita mesti mencari transistor equivalent yang mempunyai arus kolektor maksimum sebesar 4 A atau lebih besar .

Hal ini dengan tujuan untuk menghindari transistor bekerja terlalu keras yang dapat menyebabkan transistor mudah panas dan rusak.

Fitur dan spesifikasi setiap transistor bisa dicek melalui keterangan datasheet transistor itu yang disebarkan oleh produsen pembuatnya.

Rekan teknisi bisa mencarinya di situs componentinfo .

Susunan pin transistor pengganti

Hal lain yang sebaiknya diperhatikan jika menggunakan transistor equivalent adalah mengetahui konfigurasi masing masing kaki transistor pengganti yang akan digunakan itu . Harus diketahui, susunan terminal transistor equilvalent tidak mesti sama dengan transistor aslinya yang hendak diganti.

Karena itu kita harus mengetahui posisi tiap tiap pin transistor pengganti tersebut supaya tidak salah menyoldernya pada rangkaian karena akan membuat kerusakan pada transistor.

Informasi Datasheet Transistor 13005

Datasheet ialah kumpulan keterangan yang berhubungan dengan suatu peralatan elektronika. Datasheet berisi informasi fitur, karakteristik, kemampuan dan dimensi komponen secara keseluruhan.

Dengan mengetahui informasi data teknis suatu komponen elektronika, maka kita bisa memperkirakan kemampuan dan fungsi komponen tersebut di dalam rangkaian elektronika.

Di bawah ini merupakan tabel informasi datasheet transistor 13005 :

JenisNPN
Tipe13005
Kemasan Paket TO-220
Nilai Penguatan ( hfe )Max. 60
Arus Kolektor ( IC )Max. 4 A
Tegangan Emitor – Basis ( VEB )9 V
Tegangan Kolektor – Emitor (VCB )Max. 400 V
Tegangan Kolektor – Basis ( VCB )Max. 700 V
Disisipasi Kolektor0.5 W
Frekuensi Transisi4 MHz
Nilai Noise– dB
Suhu kerjaMax. 150 °C

Susunan Kaki Transistor 13005

Susunan kaki transistor 13005 dapat dilihat pada gambar dan keterangan tabel berikut ini :

persamaan transistor 13005
Nomo PinNamaKeterangan
1BasisPengendali bias transistor
2KolektorAliran arus ke kolektor transistor
3EmitorAliran arus ke emitor transistor

Fungsi Transistor 13005

Manfaat transistor secara umum adalah sama, yaitu bisa dioperasikan sebagai switching atau sebagai penguat arus atau pun tegangan. Maksudnya kita tidak selalu mengoperasikan transistor sebagai penguat sinyal aja seperti pada sirkuit amplifier, akan tetapi kita juga bisa memakai transistor sebagai saklar atau switching.

Pos Terkait:  Tabel Persamaan Transistor Horizontal 1803 Lengkap

Aplikasi transistor di dalam rangkaian elektronika, baik sebagai penguat atau pun sebagai saklar dapat dilakukan dengan cara mengatur pemberian arus bias basis transistor tersebut. Supaya lebih jelas, silahkan simak penjelasan berikut ini :

Transistor 13005 sebagai saklar

Untuk membuat transistor agar dapat dipakai sebagai saklar, maka kita harus memberikan arus bias pada basis transistor melebihi tegangan breakdown transistor tersebut . Umumnya tegangan breakdown atau tegangan tembus transistor ialah 0.3 V sampai 0.7 V.

Jika kita mensupplai tegangan bias basis diatas batas tegangan tembusnya, maka transistor akan berada dalam kondisi saturasi. Dimana pada mode ini , resistensi kolektor – emitor sangat rendah hingga mendekati nol. Karena itu memungkinkan terjadinya aliran arus listrik pada kedua pin transistor tersebut.

Keadaan seperti ini bisa dianalogikan seperti sebuah saklar dalam kondisi tertutup. Sehingga arus listrik dapat bebas mengalir diantara kaki kolektor – emitor.

Untuk menghentikan aliran arus listrik pada kolektor – emitor bisa dilakukan dengan cara menghentikan bias tegangan pada basis transistor, sehingga transistor berada pada mode cut off atau non-aktif.

Pada mode ini hambatan antara kaki kolektor – emitor sangat besar, sehingga susah dilewati oleh arus listrik. mode transistor seperti ini dapat dianalogikan seperti saklar dalam kondisi tidak terhubung . Dimana arus listrik tidak dapat mengalir diantara kolektor – emitor.

Ketika kita mengoperasikan transistor sebagai saklar, maka kita perlu mengatur besar arus bias pada basis transistor jangan sampai terlalu besar. Penerapan arus bias yang terlampau besar bisa membuat kerusakan pada transistor .

Sebaiknya arus bias basis transistor sekitar antara 10 mA hingga 100 mA tergantung data teknis transistor masing masing. Karena itu dibutuhkan resistor pembatas arus pada kaki basis transistor.

Cara kerja transistor 13005

Transistor 13005 sebagai penguat

Selain bisa dipakai sebagai saklar, kegunaan transistor 13005 lainnya adalah sebagai penguat sinyal. Transistor mempunyai kemampuan untuk menguatkan sinyal yang berbentuk arus listrik dan tegangan hingga beberapa kali.

Contoh pemanfaatan komponen ini sebagai penguat adalah di sirkuit sistem amplifier, baik penguat audio maupun penguat gelombang RF .

Untuk menjadikan transistor supaya berfungsi sebagai penguat, kita perlu menjalankan kinerja transistor agar berada di wilayah aktive . Dimana pada keadaan ini tegangan bias basis dikendalikan pada nilai yang pas sehingga transistor tetap berada dalam kondisi diantara saturasi dan cut off.

Besarnya penguatan arus atau gain yang dilakukan oleh transistor ialah perbandingan antara arus kolektor dan basis.

Gain = Arus kolektor (IC) / Arus basis (IB)

Dengan mengatur aliran bias basis yang sangat kecil, kita bisa memperoleh aliran arus yang jauh lebih besar pada keluaran transistor. Oleh karena itu transistor digolongkan sebagai komponen elektronika aktif, karena dapat memproduksi sinyal baru yang lebih besar.

Pos Terkait:  Datasheet dan Persamaan transistor 13007

Ada 3 tipe sirkuit sistem penguat transistor yang banyak digunakan pada beragam rangkaian elektronika, yaitu :

  1. Sistem penguat Common Emitter
  2. Sistem penguat Common Base
  3. Sistem penguat Common Colector

Diantara ketiga konfigurasi penguat diatas, penguat Common Emitter lebih umum dipakai karena memiliki tingkat penguatan sinyal yang baik dengan noise yang rendah.

Contoh Penggunaan Transistor 13005

Di dalam rangkaian elektronika, transistor 13005 biasa dipakai pada sistem penguat sinyal audio dan RF pada frekuensi menengah. Spesifikasi angka gain yang dimiliki transistor ini ideal untuk digunakan di bagian rangkaian driver atau pun pre amplifier.

Meski demikian , tidak jarang transistor seri ini dimanfaatkan untuk penguat final pada sirkuit penguat audio mini yang mampu menggeber speaker berukuran kecil.

Untuk pengoperasian sebagai saklar, transistor 13005 memiliki kemampuan untuk menggerakkan beban maksimum mencapai 1A. Sementara itu kebutuhan tegangan bias basis yang kecil memungkinkan transistor ini dapat dipakai pada sistem sirkuit mikrokontroller, seperti arduino, raspberry maupun AVR.

Beberapa contoh penerapan transistor 13005 adalah :

  1. Sirkuit driver penguat audio
  2. Sirkuit dimmer lampu LED
  3. Sistem pengatur speed motor DC
  4. Sistem penguat RF
  5. Rangkaian switching daya
  6. Penguat akhir daya rendah
  7. Sirkuit regulator tegangan
  8. Sirkuit charger batere

Tips Agar Transistor Awet

Umumnya semua transistor sudah supaya memiliki kemampuan dialiri tegangan hingga batas maksimal tertentu. Malah ada jenis transistor dengan tipe tertentu yang bisa dilewati tegangan hingga ratusan Volt.

Misalnya transistor yang sering dipakai pada sirkuit sistem switching power supply atau sistem horizontal televisi yang mempunyai data teknis tegangan tinggi.

Meskipun transistor dapat bekerja dengan baik ketika diberi tegangan maksimum, tapi semestinya kita perlu memberikan tegangan paling besar 20% dibawah batas maksimalnya saja. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga agar transistor tidak mudah rusak karena beroperasi terlalu keras.

Sebagai contoh batas maksimum tegangan kolektor – emitor sebuah transistor yaitu 100 V, maka sebaiknya kita mensupplay tegangan kolektor – emitor maksimum kira kira 80 V saja. Dengan begitu transistor tidak akan mudah panas dan mampu bertahan lama.

Pada tipe transistor yang memiliki spesifikasi bekerja untuk daya tinggi sebaiknya dilengkapi pendingin yang besar untuk mengatasi panas secara maksimal. Karena suhu transistor yang cukup tinggi akan mengurangi efektifitas kinerja transistor itu . Selain itu, paparan suhu panas yang tinggi dapat mengakibatkan transistor cepat mati .

Kesimpulan

Pada prinsipnya, kita bisa mengganti setiap transistor dengan jenis lainnya yang Mempunyai | memiliki} fitur dan spesifikasi tegangan yang sama atau lebih tinggi. Kita tidak harus selalu mengganti transistor dengan tipe atau nomor seri yang sama saja, karena belum pasti transistor equivalent tersebut ada di pasaran.

Hal lain yang perlu diperhatikan ialah , kita tidak dapat mengganti transistor golongan bipolar dengan transistor mosfet atau sebaliknya. Karena kedua jenis transistor tersebut secara struktur dan karakteristik berbeda. Gantilah transistor bipolar dengan tipe transistor bipolar lainnya, dan transistor mosfet diganti dengan jenis transistor mosfet juga.

Perlu juga diingat bahwa transistor equivalent tidak 100% sama persis dengan transistor aslinya. Transistor persamaan merupakan transistor yang memiliki kesamaan fitur dan data teknis tegangan dengan transistor aslinya.

Itulah artikel persamaan transistor 13005 serta datasheet dan contoh penerapnnya pada rangkaian elektronika. Semoga berguna .

Pos Terkait:

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *